Sunday, 10 March 2013

Home Made Tomato Sauce (Membuat Saus Tomat )





Jika anda mempunyai waktu dan senang memasak, biasanya kita senang membuat sesuatu sendiri (home made). Salah satunya adalah membuat saus tomat, tidak sulit..., fool proof hanya perlu waktu saja. Keuntungan membuat  saus tomat sendiri , selain harga lebih murah yang pasti lebih sehat, karena kalau anda baca bahan kandungan (ingredients) dari kebanyakan saus tomat siap beli, akan mengandung bahan pengawet dan pewarna. 

Resep saus tomat ini lebih sesuai untuk bahan alas pizza atau bisa dipakai untuk campuran pasta, atau tepatnya lebih tepat untuk masakan mediteranea, tapi boleh juga dicoba untuk tambahan di kuah bakso atau misop.

If you have spare time, making your own tomato sauce is very satisfying and rewarding. It is simple to make it and fool proof, what you need is time and patience. There aren't many tomato ketchup or sauce in the market are made without additive, so this recipe will help you to produce tomato sauce without unnecessary ingredients.

This sauce is suitable for a dip,  to mix with pasta and the base of pizza.






bahan - bahan yang dibutuhkan  -  the ingredients

1 kg fresh tomato, cut in half
1 kg tomat, belah dua

100 gr garlic, cut the bulb in half with the skin on
100 gr bawang putih belah dua dengan kulitnya

5 tbsp olive oil
5 sdm minyak zaitun

1 tbsp salt
1 sdm garam

1 tbsp sugar
1 sdm gula

1 tbsp mixed herbs
1 sdm mixed herbs

200 ml water or more
200 ml air atau lebih





cara membuat  -  methode

Masukkan belahan tomat dan bawang putih ke dalam loyang. Siramkan air, taburkan gula, garam, merica, mixed herb dan terakhir minyak zaitun. 
Put the tomatoes and garlic in a deep baking tray, add in the water. Sprinkle salt, sugar, black pepper, mixed herb and olive oil.

Masukkan ke dalam oven yang panas ( 200 C) selama 45 menit atau sampai lembut, tambahi air jika perlu
Put the tray in preheated oven, 200 C for 45 minutes or until soft, add more water if necessary

Keluarkan dari oven dan balikkan tomat dan bawang putih.  Tunggu dingin sebentar. Buang kulit tomat dan kulit bawang putih.
Remove the tray from the oven and turn the tomato and garlic upside down. Leave to cool. Remove the the tomato skin and garlic.

Masukkan tomat dan bawang putih kupas dengan sisa air dari loyang ke dalam blender, haluskan. Sekarang saus tomat sudah jadi, tapi jika menginginkan warna yang lebih merah dan rasa yang lebih dalam, masak dengan api kecil selama 15 menit atau lebih. Semakin lama dimasak semakin merah dan bertambah kental. Kekentalan terserah dengan keinginan anda. Untuk pizza dan pasta saya akan membuat agak encer, untuk dip saya buat agak kental
Put the flesh of tomato and garlic together with the juice from the tray into a blender until smooth or resemble a paste. At this point, the tomato sauce is actually ready, but to get a better (deeper) colour and more intense flavour, simmer the paste for another 15 minutes or more. The longer it simmers, the deeper the colour and gets thicker. The thickness of the paste is to your own preference. I will make the paste a little bit thicker if I want to use it as paste and thinner for pasta as well as pizza.







Saturday, 9 March 2013

Swiss Bread ( Roti Sehat Tinggi Serat)





This is quite a dense and heavy bread, unlike most bread that you'll find in Indonesia. This recipe is adapted from Simone's our bread guru. This bread contain less wheat bran than hers, because I like it slightly lighter, still heavy though. The taste I think is just as good. If you are fond of bread and opt the healthy one, this is definitely the one.....

Jika anda ingin membuat roti sehat, resep teman saya Simone adalah pilihan yang tepat. Saya telah merubah sedikit resep Simone, karena menginginkan tekstur yang agak ringan, walau pun masih berat, yaitu dengan mengurangi jumlah wheat bran. 

Roti ini lebih baik untuk kesehatan karena mengandung banyak serat (wheat bran) dan biji-bijian jadi lebih bagus untuk pencernaan dibanding dengan roti putih. Roti ini gurih dan agak liat dibanding roti yang biasa kita jumpai di toko-toko roti yang agak manis dan ringan.










bahan yang dibutuhkan  -  you will need 

375 gr cakra kembar
375 gr bread flour

125 gr whole wheat bran
125 gr wheat brand

1 sdt garam
1 tsp  salt 

1 sdm gula
1 tbsp sugar 

11 gr ragi instant ( 1 sachet fermipan)
11 gr dry yeast ( 1 sachet fermipan ) 

400 ml air hangat
400 ml Luke warm water 

2 sdm minyak zaitun ( bisa diganti dengan minyak lain)
2 tbsp olive oil

1 sdm poppy seeds
1 tbsp black poppy seeds

1 sdm biji wijen
1 tbsp sesame seed

1 sdm biji bunga matahari
1 tbsp sun flower seeds






Cara membuat  -  methode

Mix the yeast, sugar and water and let it stand for 5 minutes or until slightly frothy
Campur ragi kering, gula dan air, aduk, biarkan selama 5 menit atau sampai sedikit berbusa


 Mix and knead all of the dough ingredients — by hand, mixer, or bread machine — to make a soft, smooth dough
Campur dan uleni semua bahan, dengan tangan, mixer atau bread machine (saya pakai kitchen aid, lebih praktis), sampai menjadi adonan yang lembut dan halus.

 Cover the dough, and let it rise for 1  hours, or until it's nearly doubled in bulk.
Tutupi adonan dengan kain lembab dan biarkan mengembang selama 1 jam atau sampai berukuran dua kali lipat dari adonan semula.

Gently deflate the dough and shape into a batton and put on a lightly greased  baking tray, cover, and let rise for about an hour, until noticeably puffy.

Kempeskan adonan  dan bentuk seperti batang,  kemudian letakkan di baking tray yang telah diminyaki.  Biarkan mengembang sekali lagi selama 1 jam atau sampai  benar-benar mengembang


 Bake the bread in a preheated 180°C oven for  30 - 40 minutes, or until golden. Remove them from the oven, 

Panggang roti di oven yang telah dipanasi sebelumnya  180°C selama  30 - 40 menit atau sampai berwarna kekuningan. Keluarkan dari oven 

 Cool the bread on cooling rack.
 Dinginkan diatas cooling rack




Friday, 8 March 2013

Pisang Goreng Medan (Medan style fried banana)



This is one of many popular snack in Indonesia. We have many different type of banana, some for eating and some for cooking. For this particular fried banana we use pisang kepok, it is easily substituted with plantain, that is more available, do not use the over ripe banana, because they tend to get soft when they are fried. 

There are many ways of preparing fried banana and this is my version that is very common in Medan. The use of lime stone paste water is to make the batter crispier for  longer.


Hampir semua orang menyukai pisang goreng baik tua maupun muda. Enak dimakan kapan saja bisa untuk sarapan, bisa untuk snack sore sambil minum teh. 

Jadi teringat masa kanak-kanak saya di Pematang Siantar. Dulu hanya ada satu kolam renang di kota kecil saya ini. Ada warung tak jauh dari pintu masuk kolam, terkenal dengan pecal gilingnya, tapi lebih terkenal lagi dengan pisang gorengnya yang dipotong-potong dan disiram bumbu pecal. Rasanya masih terbayang....yummm sedaaap. 

Tidak perlu rocket science untuk membuat pisang goreng. Hampir semua orang bisa menyiapkan dan dan mempunyai versinya sendiri-sendiri baik cara menggoreng maupun bahan yang digunakan. Berikut ini adalah versi saya.



bahan-bahan -  ingredients 


1 sisir pisang kepok
1 bunch banana

minyak untuk menggoreng
oil for deep frying



untuk campuran tepung - for the batter

1 sdm air kapur
1 tbsp lime stone paste water ( substitute with 1 tsp soda bicarbonate)

150 gr tepung beras
150 gr rice flour

1 sdm gula
1 tbsp sugar

200 ml air 
200 ml water

1 sdt vanilli
1 tsp vanilla ekstract

1 sdt garam atau secukupnya
1 tsp salt or to taste





persiapan - preparation

Untuk adonan tepung, campur semua bahan sampai gula dan garam larut dan adonan halus tidak ada gumpalan, kurangi atau tambahi jumlah air sampai didapatkan kekentalan yang diiinginkan. Sisihkan
For the batter, mix well all ingredients until salt and sugar completely dissolve and smooth (no lumps), reduce or add the amount of water until you get the consistency of double cream (or as you want it). Set aside.

Belah atau potong pisang, sehingga berbentuk seperti kipas.
Cut the banana into 4-5 slice, keep the end attached and spread like a fan

Panaskan minyak goreng
Heat the oil 

Masukkan pisang kedalam tepung dan goreng dengan api sedang, sampai berwarna kekuningan atau matang.
Dip the banana into the batter and fry over medium heat until golden or cooked




Friday, 1 March 2013

Ifumie Binjei ( Binjei Style Noodles Soup)


Kalau anda tinggal di Medan dan sekitarnya di tahun 80 an, anda pasti mengenal makanan ini "ifumie Binjei", dulu begitu populer. Hampir semua restoran menawarkan meni ini dan memang banyak penggemarnya, tapi sekarang ini sudah jarang kita jumpai. Ternyata makanan seperti fashion juga...datang dan pergi.

Saya menyukai segala jenis masakan mie (di Medan ini surganya mie). Rindu makan ifumie akhirnya minta resep dari teman saya, Titin, she makes the best Ifumie Binjei. Beberapa hari lalu saya mencoba resep ini untuk makan siang bersama teman-teman. Mereka semua menikmatinya.



Since this dish is name after and originated from  Binjai (Binjei) let me introduce this town. Here is the compilation from Wikipedia : Binjai formally Kota Binjai is an independent city in the North Sumatra province of Indonesia, and is surrounded by but not part of the Deli Serdang Regency. Binjai is connected to Medan (the provincial capital), about 22 km, by the Sumatra highway that goes to Banda Aceh, and effectively forms a part of Greater Medan. The "Kota" population was 181,904 in the 1990 Census, 224,516 in the 2000 Census, and 246,010 in 2010 Census.

The origin of Binjai when it established itself as a city is unknown. Historically the Binjai area was situated between two Malay kingdoms, Deli and Langkat. Binjai grew from a small village on the edge of the Bingai River. According to both oral and written accounts of the history of the area, the city of Binjai grew from a small village located on the edge of the Bingai river, approximately where the Pekan Binjai village is located today. Traditional ceremonies were held to lay the foundations of the small village in the shade of a large Binjai Tree at the edge of the Binjai river, which flows into the Wampu River, which is navigable for a large portion of its length. Around the tree were built several houses, which were gradually enlarged, until finally a village hall was built. A lively port also developed, visited by barges from Stabat, Tanjung Pura and Strait of Malacca. Over time, the Binjai tree gave its name to the growing city.  

Ok, enough of introduction..., saying Binjai, every one will refer to Rambutan, yes...the best rambutan is from Binjai, the other things that are just as famous : Binjai tofu, Binjai fried chicken and of course this dish "ifumie Binjei".

Ifumie Binjei was very popular in the 80's, most restaurant small or big will serve this dish... and we loved it. But somehow I don't find it anymore. So I asked the recipe from my friend Titin, who is famous for her special ifumie Binjai. Made the dish few days ago for lunch with friends and they enjoyed it very much.





bahan  -  ingredients

Untuk kuah - for the soup

5 tomatoes, remove the skin and put in a blender
5 buah tomat, buang kulit dan haluskan di dalam blender

1 kg whole chicken deboned, use the bone for the stock 
1 kg ayam utuh, lepaskan daging dari tulang, gunakan tulang untuk kaldu

the meat,  cut in strips
daging ayamnya, dipotong miring tipis

1 onion sliced
1 bawang bombay, belah dan rajang

50 gr  garlic, finely chopped
50 gr bawang putih (kira-kira 10 siung), dicincang halus

3 baby leeks, cut 2 cm 
3 daun pre, dipotong miring 2 cm

1 tsp blackpepper
1 sdt merica hitam

3 tbsp corn flour, dissolve in some water, for thickening
3 sdm tepung maizena, larutkan dengan sedikit air, gunanya untuk mengentalkan kuah

2 tbsp tomato puree (optional, this is to give a nice red colour for the soup)
2 sdm tomato pure ( gunanya untuk memberi warna merah kuah, tapi bisa juga tidak digunakan)

3 stalk of celery
3 batang seledri

1 tbsp sugar
1 sdm gula


salt to taste
garam secukupnya

3 L water
3 L air





Bahan lainnya - For the condiments


300 gr dry ifumie, deep fry until crispy
300 gr ifumie kering, goreng sampai renyah

4 large carrots (leave it whole), boiled in the stock
4 wortel besar utuh, ikut direbus dalam kaldu

100 gr mange tout, blanche 
100 gr ercis, rebus sebentar

button mushroom (tin or fresh), sliced and blanched
Jamur kaleng atau segar, dipotong tipis, rebus sebentar

oil to fry
minyak untuk menggoreng


sambal cabe hijau  -  the green chilli paste


50 gr birds eye chilli
cabe rawit hijau

salt, to taste
garam secukupnya

 300 ml water
 300 ml air untuk merebus

Boil the chilli on low heat, until soft.  Put in a blender until smooth. You may add some more water if you like it thinner.
Rebus cabe hijau dengan api kecil sampai lembut. Haluskan dalam blender. Silahkan menambah air kalau terlalu kental.


Cara memasak  -  preparation

Put all the soup ingredients in a stock pot, bring to a boil for  15 minutes 
Masukkan semua bahan untuk kuah ke dalam panci, didihkan selama 15 menit

Add in  the carrots whole  (uncut)  and the tomatoes in the pot and boil for another 15 minutes then simmer for at least 30 minute (the longer the better, the stock will be more mature), remove the carrots and then sliced, set aside
Masukkan wortel utuh (tidak dipotong) dan tomat yang telah diblender, didihkan lagi selama 15 menit kemudian kecilkan api lanjutkan memasak selama 30 menit (sebenarnya lebih lama lebih baik, karena rasa kaldu akan semakin enak), keluarkan wortelnya, potong miring dan sisihkan

Strain the stock,  and now you should  have a clean stock
Saring kaldu sehingga kita mendapatkan kaldu yang bersih.

mix well 1 tbsp corn flour with chicken strips, set aside 
Campurkan 1 sdm maizena dengan potongan ayam, sisihkan

saute the chopped garlic until fragrant, add in the chicken strips, stir well
tumis bawang putih sampai harum kemudian masukkan potongan ayam, aduk rata

add the slice onion and leeks, stir well  for a few menit then put in the clear stock.
masukkan potongan bawang bombay dan bawang pre, masak beberapa menit kemudian masukkan ke dalam kaldu.

Bring stock mixture to a boil for a few minutes, turn the heat down
Didihkan kembali kuah selama beberapa menit, kemudian kecilkan api
add the corn flour and stir well, now you should have a thicker soup, but if you think it is still too runny please add some more.
Masukkan larutan tepung maizena, aduk rata, sekarang kuah akan mengental, tapi jika masih encer, silahkan tambahi tepung maizenanya.




penyajian  -  how to serve


Break the fried noodles and take enough in your bowl, arrange the condiments carrot, mange tout and mushroom on top of the noodles. Add the soup while it is hot...., if you like it spicy you put the green chilli sauce.....
Ambil  ifumie goreng secukupnya, masukkan kedalam mangkok, tambahkan wortel, arcis dan jamur. Siramkan kuah selagi panas..., jika suka pedas, memang lebih pas ditambah saus cabe.... 

Silahkan mencoba dan menikmati makanan khas dari kota Binjei ini...


Thursday, 28 February 2013

Sandwich Loaf ( Roti Tawar Kotak )




I never thought that I will make my own bread , though we used to have bread machine but that doesn't count. I was very motivated and inspired by my friend Simone who always make lovely Swiss bread. But I make more of Indonesian style bread soft and slightly sweet, still trying to give some fibre though, by adding wheat bran ( most Indonesian love soft white bread) and some seeds occasionally. So this sandwich loaf is one my successful experiment. My father (for his breakfast) and my son (for his sandwiches) love it, I make this loaf twice a week.


Tidak pernah menyangka kalau saya jadi rajin buat roti, dari dulu selalu berpikir buat roti itu susah. Memang dulu pernah punya bread machine yang tinggal masukkan bahan dan tekan tombol langsung jadi beberapa jam kemudian, tapi rusak gara-gara listrik di Medan suka mati hidup dan voltase naik turun. Ini karena Simone, teman kami selalu buat roti dan enak sekali, saya jadi termotivasi untuk berkreasi dengan berbagai jenis Roti.

Simone selalu membuat roti Swiss berserat tinggi dengan menggunakan banyak wheat bran ditambah berbagai jenis bijian, bertextur padat dan berat, sangat baik dari segi kesehatan. Teman-teman banyak yang menyukainya. Tapi untuk sandwich lebih baik digunakan roti yang bertekxtur lembut dan lebih ringan, agar tetap mengandung serat sebaiknya gunakan whole wheat flour atau tambahkan wheat bran di tepung chakra. 

Karena ingin sekali membuat roti tawar ini akhirnya saya pergi ke pasar untuk membeli ceatakannya, walaupun belum pernah melihatnya sebelumnya dan ternyata ada berbagai ukuran dari yang untuk 300 gr tepung sampai 1 kg, akhirnya saya beli dua yang kecil dan sedang. Saya pakai yang sedang untuk resep ini. 




 Bahan  -  Ingredients

500 gr  bread flour  
500 gr tepung roti protein tinggi (saya pakai Cakra Kembar)

50 gr all purpose flour
50 gr tepung segitiga biru 


30 gr wheat bran (if you don't have it replace with bread flour)
30 gr wheat bran (kalau tidak ada ganti dengan tepung biasa)



250 ml full cream milk
250 ml  susu full cream ( saya pakai susu Ultra)



190ml evaporated milk
190 ml susu evaporasi ( saya pakai F & N )


1 large egg
1 telur


2 Tbsp milk powder
2 sdm susu bubuk (saya pakai Dancow)


2 Tbsp  sugar
2 sdm gula putih


11 gr instant dry yeast ( 1 Sachet)
11 gr ragi instant ( 1 sachet Fermipan)


1  Tbsp salt
1 sdm garam




Cara membuatnya  -  Method



 Grease lightly two small bread tin with a lid or one large one
Minyaki tipis-tipis 2 cetakan roti tawar kecil yang bertutup, atau satu yang besar.


 Mix and knead all of the dough ingredients — by hand, mixer, or bread machine — to make a soft, smooth dough.
Campur dan uleni semua bahan, dengan tangan, mixer atau bread machine (saya pakai kitchen aid, lebih praktis), sampai menjadi adonan yang lembut dan halus.

Cover the dough, and let it rise for 1 hours, or until it's nearly doubled in bulk.
Tutupi adonan dengan kain lembab dan biarkan mengembang selama 1  jam atau sampai berukuran dua kali lipat dari adonan semula.

 Gently deflate the dough, and divide it into 2 balls (or jaust one if you have a large bread tin).  On a lightly floured surface flatten each ball and roll out in a rectangle shape  (like swiss roll) about the same length to bread tin an  place them in bread tin and put  the lit on, let rise for about an hour, until noticeably puffy.
Kempeskan adonan dan bagi menjadi 2 bagian (kalau bisa sama besar....boleh juga ditimbang kalau anda perfectionis) ayau kalau punya cetakan yang besar, jadi satu saja (punya saya yang besar).   Biarkan mengembang sekali lagi selama 1 jam atau sampai tambak benar-benar mengembang

 Bake the bread in a preheated 180°C oven for  30-40 minutes, or until golden. Remove them from the oven, take out of the bread tin immediate, put on wire rack to cool.
Panggang roti di oven yang telah dipanasi sebelumnya  180°C selama  30-40 menit atau sampai berwarna kekuningan. Keluarkan dari oven  dan segera keluarkan dari cetakan, dinginkan di atas wire rack.







Monday, 25 February 2013

Ikan Asin Kresek ( Crispy Salted Fish )






Ikan asin Kresek sering dianggap sepele, karena dibanding dengan ikan asin lainnya yang popular di Medan, seperti ikan asin tenggiri, ikan asin pari dan ikan asin kakap, memang harganya relatif murah (waktu saya belanja sekilo cuma Rp. 18.000 dan itu sudah banyak sekali). Tapi rasanya, jika digoreng dengan benar, oh my....my...enak sekali, tidak asin dan renyah, dimakan dengan nasi hangat....jamin gak perlu lauk lainnya cuma perlu sambal terasi dan lalapan. Anak dan suamiku juga suka.

Ada triknya membuat ikan asin ini renyah. Setelah direndam lama ikan menjadi lunak, maka harus digoreng dengan api kecil-sedang dengan waktu lama, sebaiknya memakai minyak goreng yang baru. Warnanya kekuningan, bagus dan hasil gorengan kering tidak berminyak.

Medan is also famous with its salted fish "ikan teri" ( dried baby anchovy), dried sting ray (thinly sliced),  salted mackerel (soft and pungent ), salter snapper and many more. Most of them come from Sibolga a town in the West Coast. 

This "ikan asin keresek" (not quite sure what they are called in English, but to me they looked like white baits) is under rated because the price is relatively cheaper compare to other salted fish. But I promise this fish is tastier than any salted fish if you prepare it correctly. The trick is soaking them and deep fried, long and slow on low heat, and use new cooking oil. The result will be golden, crispy and dry ( not oily) salted fish.




Bahan yang dibutuhkan  /  you will need


200 gr ikan asin keresek
200 gr salted white bait

100 gr tepung beras,
100 gr rice flour

air dan kertas untuk merendam
water and kitchen paper for soaking

minyak untuk menggoreng
oil for deep frying


Cara membuat  /  Method


rendam ikan asin dengan air dan kitchen paper atau koran
ganti air 2 kali, untuk menghilangkan rasa asinnya selama 30 menit.
soak the salted fish in water together with kitchen paper to absorb the salt from the fish, for 30 minutes

Siapkan minyak goreng agar cukup panas untuk menggoreng. Tiriskan ikan dan segera siram dengan tepung beras di atas saringan. Goyang-goyang supaya sisa tepung jatuh.
Preheat the cooking oil, drain the fish and immediately pour the flour over and shake  to make the flour stick to the fish and at the same time removing the access flour.

Goreng dengan di atas api kecil-sedang,  ini akan memakan waktu agak lama, aduk sekali-sekali. Jika warna sudah kekuningan dan renyah, angkat dan tiriskan. Siap disajikan.
Fry on low-medium heat, this will take a while, stir occasionally until golden and crispy. Ready to serve with warm steam rice and sambal.




Jemblem / Misro / Ondol-Ondol ( Cassava Balls )





Jemblem / Misro / Ondol-Ondol spesial ( Special Cassava Balls)

First I would like to say thank you to my friend Titin, who has shared her recipe with us. In fact this isn't the only one there are 3 other recipes. I have been trying many recipe of this humble unassuming snack " Cassava Balls ", but nothing like her recipe, it is smooth and rich. I think any one who likes cassava as snack should have a go with the recipe, you will find out how it is different to others.

Sebagai penggemar ubi (dimasak apa saja saya suka), saya sudah mencoba berbagai resep untuk mendapatkan rasa jemblem yang lembut dan enak…..tapi tidak ada yang menyamai resep teman saya "Titin", terima kasih Tin sudah berbagi resepnya dengan kami. Rasanya enak dengan tekstur yang lembut, bahkan setelah dingin. 
Memang untuk medapat hasil yang bagus, yang terpenting harus mencari ubi pulut  (yang baru) kata orang Medan, yaitu ubi yang lembut tidak keras, salah satu cara memilih ubi pulut adalah kulit ari ubi banyak yang mengelupas, tidak mulus. Dan jika tanah pada ubi masih kelihatan basah dan segar, itu pertanda ubinya baru. Untuk membuktikan enaknya resep ini….mari dicoba anda tidak akan kecewa.




Bahan yang diperlukan  /  you will need

1 kg ubi kukus
1kg steamed cassava

100 gr gula putih
100 gr sugar

100 gr tepung terigu
100 gr multipurpose flour

150 gr tepung maizena
150 gr corn flour

50 gr tepung beras
50 gr rice flour

100 gr mentega
100 gr butter or margarine

2 sdm garam
2 tbsp salt or to taste

1 butir kelapa, parut ambil bagian putihnya saja, kukus
1 coconut grated, use the white part only, steam. You can substitute with fine desiccated coconut.

10 lembar daun pandan, untuk alas kukusan akan memberi aroma khas pandan
10 pandan leaf, put on the base of steamer so the aroma will infuse cassava. You can also use vanilla instead.

Minyak untuk menggoreng
Oil for deep frying


Pilihan isi / choice for the filling


Gula merah, potong-potong kecil atau disisir
palm sugar, chop in small chunks or grated

Keju cheddar, potong dadu
Cheddar cheese, dice

Coklat block, potong-potong kecil, dan apa saja yang anda suka
Chocolate block, cut in small chunks 




Cara membuat  /  Method



Tumbuk ubi setengah halus masukkan gula dan lanjutkan menumbuk sampai halus.
Mash or pound the cassava until half done than add sugar, continue mashing until smooth.

Campurkan hasil tumbukan dengan bahan lain, aduk sampai tercampur rata. Istirahatkan sebentar sebelum dibentuk atau bisa disimpan dikulkas dan dipergunakan kapan saja.
Mix well the pounded cassava with the rest of ingredients. Leave to rest for a while before shapping it into balls, you can even keep in the fridge ready to use as and when you need it.





Bentuk bola-bola dengan ukuran yang anda inginkan, saya buat diameter 3 cm,  tidak terlalu besar, kemudian pipihkan dan letakkan isi pilihan anda ditengahnya, bulatkan kembali. Lakukan ini sampai adonan habis.
Shape the dough into ball the size you fancy, mine are 3 cm diameter, not too big, then press the middle part and add the filling of your choice. Shape it again to a perfect ball. Do this process until the dough is finish.

Goreng dengan api  kecil - sedang, tidak terlalu panas, goreng sampai berwarna kekuningan.
Deep fry on low - medium heat until golden. Ready to serve as companion of tea or coffee.








Sunday, 24 February 2013

Tauco Cabe Hijau ( Green Chilli Stir Fry )




Tauco cabe hijau  ( Green Chilli Stir Fry )

Di Medan atau di Sumatera Utara umumnya hidangan ini disajikan bersama dengan the famous "Lontong Sayur", tapi sering juga dihidangkan sebagai salah satu menu pesta prasmanan. Ada yang dicampur dengan kacang putih, tahu atau tempe kadang-kadang dengan irisan terong telunjuk, tergantung selera, yang penting cabe hijau sebagai ingredient utamanya.

Saya suka sekali Tauco yang satu ini, Tauco cabe hijua, kebanyakan orang akan ketakutan memakannya karena terbayang betapa pedasnya masakan ini, saya pun dulu berpikir begitu. Tetapi setelah memakan hidangan ini dirumah teman jadi suka sekali, ternyata tidak sepedas penampilan dan namanya. Akhirnya ketika kami ngumpul dirumah saya, kami bersama-sama masak…..jadilah itu makan siang kami……yessss….(terima kasih resepnya Tante).

This dish "Green Chilli Stir Fry" is not as hot as it sounds or looks, well for most Indonesian anyway but if you do not like hot food, I do not recommend you to try. This is usually served as one of many condiments for the famous "Lontong Sayur Medan", it gives a real kick to taste, but often it is also serve on its own as a side dish. 

I do enjoy this dish very much, and wondering how to make it without an overwhelmingly hot in the mouth. Lucky few days ago a friend came over to my house (she is a fantastic cook) and we cook this dish together and we had it for lunch….yesss just as what I imagined….it was really goooood.




Bahan yang dibutuhkan  / Ingredients

500 gr cabe hijau
500 gr green chill

2 cm lengkuas, memarkan
2 cm galangal, bruised

1 sereh, memarkan
1 lemon grass, bruised

2 daun salam
2 salam leaves, omit if it isn't available

1 sdm gula putih, atau sesuaikan dengan rasa
1 tbsp sugar, or to taste

100 gr udang manis
100 gr dried shrimp, replace with fresh prawn if you wish

2 sdm tauco 
2 tbsp fermented soy bean

100 gr cepokak, rebus sebentar, sisihkan
100 gr pea aubergine, par boil, set aside

1 tomat besar, dipotong-potong
1 large tomato, wedged

4 sdm minyak goreng
4 tbsp oil for sautéing

500 ml air panas
500 ml hot water

Garam secukupnya
Salt to taste


Bumbu yang dihaluskan  /  the paste

100 gr bawang merah
100 gr shallots

50 gr bawang putih
50 gr garlic

2 cm jahe
2 cm ginger

5 cabe merah
5 red chili



cara memasak / method

Iris miring cabe hijau dengan pisau tajam (lebih baik pakai stanley knive atau cutter lebih tajam), cuci dalam baskom dengan air banyak, sehingga biji cabe mengendap. Ulangi proses ini sekurangnya 3 kali, dengan begitu rasa pedas sangat berkurang karena biji tidak ikut dimasak. Tiriskan.
Cut the green chill side way with a very sharp knife ( I use stanley knives), wash in a large pan full with water, to allow the chill seeds run to the bottom of the pan. Repeat the proses for at least 3 times, this is to reduce the spiciness of the chill. Drain well.

Goreng udang setengah masak, sisihkan, gunakan sisa minyak (kurangi jika kebanyakan, tambahi jika kurang) untuk menumis bumbu sampai harum dan masak.
Stir fry the dried shrimp, set aside, use the remaining oil  (reduce if it is too much, add some more if you think its not enough) to sauté the paste till fragrant and cooked

Masukkan bumbu-bumbu lainnya  kecuali tomat dan aduk rata. Masukkan udang dan cabe aduk kemudian tambahkan air panas. Lanjutkan memasak.  Tambahkan potongan tomat beberapa saat sebelum matang. Siap disajikan.
Beberapa teman menyukai cabe hijaunya sampai benar-benar layu, saya sendiri menyukai sewaktu cabe masih berwarna hijau tapi cukup masak.
Add the rest of the ingredients except tomato, stir well. Put the shrimp and chilli and the the hot water. Continue cooking. Add the tomato a few minutes before it is done. Ready to serve.