Showing posts with label kuliner Medan. Show all posts
Showing posts with label kuliner Medan. Show all posts

Monday, 9 June 2014

Kuliner Medan , Ayam Ungkep (Culinary Trip Medan, Spicy Fragrant Chicken)

Nama warungnya "Belut Seafood", nama pemiliknya sekaligus chefnya Mbak Melin. Ini adalah untuk kedua kalinya saya diajak ke warung yang berlokasi di Marendal, yang cukup jauh dari Medan, kalau tidak macet bisa 30 - 45 menit, bukan untuk belutnya tetapi untuk "ayam ungkepnya".


Ayam ungkep ini sangat khas : yang pasti ayam kampung, bumbunya khas Sumatera Utara, andaliman, kincung, asam cekala, sereh, jahe dan banyak cabenya, resep ini sudah pernah saya upload sebelumnya dengan judul yang sama "ayam ugkep". 

Kuahnya yang agak kental, rasanya asam dan pedas sedap sekali ditambah lagi cabe utuhnya pas...., ayam kampungnya cukup lunak karena sebelumnya dipresto. Semuanya dimasak dari awal, bumbunya banyak fresh baru digiling, bahkan kalau stok ayam habis, ayamnya ditangkap dulu (I'm not joking). Oleh karena itu sebaiknya kita telepon dulu kalau ingin menyantap ayam ungkep spesial ini, karena memang lama memasaknya.


Minuman yang kami order sederhana, tapi sangat menyegarkan setelah bumbu pedasnya, yaitu air sereh, jeruk nipis, gula dan air es, kitapun bisa membuatnya dirumah.
Kesimpulannya, walaupun perjalanan jauh untuk merasakan ayam ungkep di warungnya mbak Melin, tapi puas sekali, pulang ke rumah dengan senyum...., sambil membayangkan kapan akan kembali lagi. 

Sunday, 10 November 2013

Soto Medan Sinar Pagi (Medan Culinary, Soto Medan)


Banyak yang berjualan soto di Medan, salah satunya yang paling populer adalah soto Sinar Pagi di Jl. Deli. Hampir semua orang di Medan mengenal tempat ini. 



Warungnya sangar sederhana penyajiannya juga super cepat ( kadang-kadang kita belum duduk sotonya sudah terhidang di meja) sewaktu kita memasuki warung kita langsung ditanya, soto daging? soto ayam? Jeroan? Campur? jadi kita harus sudah tahu mau mengorder soto apa. Warung ini pada dasarnya hanya menyajikan soto, tapi disebelahnya juga menyajikan sup daging sapi yang kelihatannya enak juga.


Rasa sotonya tidak dipertanyakan lagi, sangat khas rasa bumbunya. Disajikan semangkuk soto dengan isi pilihan anda, sambal kecap dan nasi dan juga nasi extra jika kita kurang, kita juga bisa meminta daging dan perkedel tambahan, tidak termasuk harga. Banyak sekali pengunjungnya, terus bergantian tanpa henti buka dari pagi hingga kira-kira pukul 2 siang. Buka setiap hari tapi pada bulan Puasa tutup sampai selesai Hari Raya.



Thursday, 18 April 2013

Rujak Giling Medan (Medan Spicy Fruit Salad)





Akhir-akhir ini Medan panas sekali.....luar biasa...., enaknya memang makan rujak dengan buah yang segar dan bumbu yang sedikit pedas. Jadilah siang itu kami membeli rujak giling di Jalan Teuku Umar. Ada kesempatan untuk ambil foto dan sayapun meminta izin dulu dengan abang tukang rujak. 

Sambil mengambil foto, saya bertanya-tanya soal rujak Medan, ternyata menurut beliau, ini rujak Minang, terbukti hampir semua yang berjualan rujak giling di Medan adalah orang Minang, kecuali yang di jalan Pasundan...Orang Aceh...., tapi apapun namanya itu memang rujak ini enak sekali.

Bisa kita lihat step-by-step, bagaimana abang tukang rujak (beliau tidak keberatan) menghasilkan bumbu rujak yang berbeda dengan bumbu rujak lainnya. 


 Searah jarum jam, inilah urutannya :

Digilingan batu yang sangat besar, diameternya hampir 40 cm (menurut beliau dibawa dari tanah Minang), garam, terasi dan cabe rawit, kemudian digiling sampai halus.

Pisang batu (kelutuk) dipotong-potong kecil agar lebih mudah digiling sebanyak 4 buah, si Abang sedang mempersiapkan bumbu untuk dua bungkus.

Tambahkan kacang tanah goreng dan digiling kasar.



Setelah itu ditambahkan gula merah ( gula aren atau gula kelapa? lupa tanya), yang telah dimasak dan disaring, sebanyak dua sendok..., dan 2 sendok asam Jawa yang telah dilarutkan dalam air.

Campuran diaduk dengan ujung pelepah kelapa yang dibentuk sedemikian rupa, sehingga berfungsi sebagai sendok dan spatula.... ( kreatif ya...)

Buah dipotong-potong




Si Abang sudah siap membungkus rujak, untuk pembeli yang tidak sabar.

Pelepah kelapa untuk sendok dan spatula

Yang terakhir, adalah tempat garam, terasi dan asam Jawa.










Tuesday, 19 February 2013

Kuliner Medan : Aneka kerang dan Siput ( Medan shell fish)



Ini hasil jepretan sewaktu jalan-jalan malam sambil mencoba aneka kerang khas Medan dengan adikku, letak warung ini di Jl. Bambu II, Medan.Cukup ramai juga walau tempatnya sederhana. Kami mencoba semua yang ada di warung. 

Pada dasarnya semua kerang-kerangan yang disajikan di rebus dalam dandang besar yang telah diberi bumbu ( rahasia penjual) cuma sempat ngintip di dalam air yang mendidih banyak jahenya dan disajikan dengan saus tomat, cabe, kecap, nenas dan kacang....lezat apalagi masih hangat.

Kami tidak tahu semua namanya sudah kucoba juga google nama ilmiahnya...tapi tak apalah kali ini ambil foto dan menikmati makanan ( gak berani banyak-banyak asal tahu rasanya saja)



                           



























abang dan kakak penjual kerang sedang sibuk mempersiapkan pesanan.