Thursday, 29 January 2015

Roti Tawar Banting dengan Metode Tang Zong (Water Roux)


Kebanyakan resep roti saya yang terdahulu menggunakan mesin untuk membantu menguleni adonan, tapi resep yang satu itu tidak perlu mesin untuk membantu dan rasanya tak kalah enak begitu juga dengan teksturnya yang lembut. Cara adalah dengan membanting adonan tidak banyak menguleni, hitung-hitung sambil olah raga. 
Karena roti ini menggunakan tang zong, roti akan terasa lembut dan tidak keras walau sudah menginap (seperti beberapa resep roti saya yang terdahulu.) Silahkan mencoba metode ini karena mudah dan hampir semua orang bisa membuatnya.

Bahan Roti / Bread Ingredients

350 gr tepung protein tinggi (Cakra Kembar)
350 gr high protein flour

2 sdm gula pasir
2 tbsp gr sugar

2 sdm oatmeal (optional)
2 tbsp oatmeal (optional)

3 sdm susu bubuk full cream
3 tbsp full cream powdered milk

11 gr ragi instan ( 1 sachet )
11 gr instant yeast ( 1 sachet)

100 ml air
100 ml water

30 gr margarin
30 gr margarine or butter

1 butir telur, kocok lepas dengan garpu
1 egg, lightly beaten with a fork

100 gr tang zhong
100 gr water roux

1 sdt garam
1 tsp salt

Susu evaporasi atau mentega untuk olesan
evaporated milk or butter for brushing

Wijen (optional) untuk taburan
Sesame (optional) for sprinkle





Cara Membuat / Method

Masukkan ragi (yeast) dalam air, biarkan selama beberapa menit sampai berbuih.
Put the yeast in the water, leave for few minutes or until frothy

Campur semua bahan kering dalam mangkok besar
Mix all dry ingredients in a large bowl


Masukkan campuran ragi, tang zong dan telur kedalam bahan kering, aduk dan uleni, setelah menyatu masukkan butter / margarin, uleni lagi sampai kalis.
Add in the yeast mixture, water roux and the egg in dry ingredients, knead until incorporated, add the butter, continue kneading until form a ball and smooth


Keluarkan adonan dari mangkok, kemudian banting-banting 40 -50 kali atau lebih. Permukaan adonan terlihat halus dan kalis. Semakin lama dibanting semakin halus tekstur roti nantinya.
Take the dough out of the bowl and slam it against the work top for 40 - 50 times or more. The more you do it the smoother the dough surface and you will have a softer testure bread.

Bentuk menjadi bola dan kembalikan kedalam mangkok, tutupi dengan kain lembab atau cling film, istirahatkan selama 45 menit.
Form the dough into a ball and put it back in the bowl, cover with a damp cloth or cling film, leave to rise for 45 minutes.

Kempeskan kemudian bentuk sesuai keinginan anda (seperti gambar dibawah ini) atau masukkan kedalam cetakan roti tawar (22 x 10 x 10 cm) yang telah dioles minyak dan ditaburi tepung.
Deflate the dough, now you can shape it as you prefer (of like the picture) or put in the greased and dusted loaf tin ( 22 x 10 x 10 cm)



Tutupi lagi dan biarkan lagi mengembang selama 30 - 45 menit.
Cover again and leave to reast for another 30 - 45 minutes.

Pangggang dalam oven yang telah dipanasi 180 C, selama 35 - 45 menit
Bake in preheated oven 180 C for 35 - 45 menit

Keluarkan dari oven dan cetakan, dinginkan di atas rak.
Take the bread out of the oven and the loaf tin, put it on cooling rack



Water roux / adonan basah

50 gr tepung protein tinggi ( Cakra Kembar)
50 gr high protein flour (bread flour)
250 ml air
250 ml water



Cara membuat tang zong / Making water roux

Campur air dan tepung sampai halus, masak dengan api  sedang sampai mengental tetapi tidak 
sampai mendidih. Sisihkan sampai dingin
Mix water and flour until smooth, cook over medium heat until thickened but not boiling. Set aside to cool.





Read more: http://en.christinesrecipes.com/2012/10/tangzhong-wholemeal-loaf.html#ixzz38ZYCe4J0

Sunday, 25 January 2015

Membuat Mochi Enak dan Cepat / Creative Mochi



Mochi adalah makanan asal Jepang, tetapi Korea dan Cina juga mempunyai jenis yang serupa, begitu juga di Indonesia juga sudah populer dan diterima baik oleh masyarakat sehingga banyak variasi mochi dapat ditemukan.
Secara tradisional mochi, dibuat dari beras ketan yang dikukus kemudian ditumbuk sampai halus dan biasanya isinya adalah kacang merah halus atau disebut angko, tetapi banyak juga yang dibuat langsung dari tepung ketan. Setiap pembuat mempunyai rahasia resepnya sendiri, ada yang asli tepung ada pula yang dicampur dengan tepung lainnya dan ada pula yang campuran beras ketan dan tepung ketan. Begitu juga untuk cairannya, secara tradisional hanya menggunakan air, tetapi dengan kreatifitas yang tak terbatas ada yang membuat dengan susu, santan maupun jus dengan rasa pilihan. Untuk isi juga tak kalah variasinya dari kacang, buah sampai es krim.

Cara membuatnya juga sangat beragam. Saya mencoba dengan dua cara yaitu dengan mengukus adonan dan microwave. Hasilnya kurang lebih sama, tergantung pilihan anda.

Bahan / Ingredients

Kulit / the skin

200 gr tepung ketan
200 gr glutinous rice flour

1/2 sdt garam
1/2 tsp salt

75 - 100 gr gula pasir
75 - 100 gr granulated sugar

180 - 240 ml air atau susu atau santan, (saya gunakan 180 ml, kalau suka lebih soft bisa gunakan lebih)
180 - 240 ml water or milk or coconut milk (I use 180 ml, use more if you prefer softer texture)

1 sdt minyak
1 tsp oil 



Isi kacang / peanut filling

150 gr kacang tanah kupas, disangrai dan diblender kasar
150 gr skinless peanuts, roasted and coarsely ground

3 - 4 sdt gula pasir
3 - 4 tsp granulated sugar

2 sdt susu kental
2 tsp condensed milk

1 sdm wijen, disangrai
1 tsp roasted sesame

Isi Kacang Merah (Angko) / Red Bean Paste Filling

500 gr kacang merah, direbus sampai lembut
500 gr red bean, boil until soft

4 sdm minyak
4 tbsp oil

1 sdt garam
1 tsp salt

200 - 250 gr gula pasir
200 - 250 gr granulated sugar

Untuk taburan / for dusting

50 gr tepung maizena atau wijen yang disangrai 
50 gr corn starc or potato starch or sesame, roasted

atau macha atau bubuk coklat (tidak disangrai)
or macha or cocoa powder ( not roasted)


Cara Membuat / Preparation
Isi / The Filling


Isi Kacang Merah / Red bean Paste

Rebus kacang meras sampai lembut, tiriskan. Masak kembali dengan api kecil sambil mencampur gula, garam dan minyak, aduk sampai campuran kalis. Dinginkan dan bentuk bola-bola.
Boil the red beans until tender, drain excess water. Put the bean back in the pan,mix in the sugar salt and oil,  cook over low heat. Stir constantly until the mixture thickened. Take the pan off the heat, leaf the mixture to cool. Make balls for the filling.


Isi kacang / Peanut Filling

Campur semua bahan isi sampai rata dan sisihkan
Mix well all the filling ingredients and set aside.

Kulit / The skin

Campur tepung, garam, minyak dan gula sampai rata
Combine flour, salt, oil and sugar 

Masukkan air atau susu atau santan sedikit demi sedikit sambil mengaduk adonan, dengan cara ini tidak akan terbentuk gumpalan
Add in the water or milk or coconut milk gradually while mixing the dough, this way will avoid any lumps


Masukkan adonan ke dalam wadah tahan microwave kemudian tutup dengan plastic wrap (cling film) microwave selama 2 menit atau  adonan dikukus selama 20 menit
Put the dough in microwave proof container, cover with cling film and microwave for about 2 minutes,  or steam the dough for 20 minutes

Pelan-pelan buka tutupnya, bagian tengah kelihatan sedikit berair sedang bagian pinggirnya padat, gunakan spatula untuk mencampur adonan sampai bagian yang masih cair tercamput dengan bagian yang padat.
Carefully remove the cover, the centre should be slightly liquidy and the edges stiffer, with spatula mix the dough until the soft and the firmer part is incorporated.

Tutup kembali adonan dan dimasukkan ke dalam microwave lagi selama 2 menit, adonan akan masak merata
Cover the dough again and put in microwave for another 2 minutes, now the dough should be thoroughly done

Aduk adonan yang sudah masak dengan sendok kayu selama 3 menit atau saya menggunakan mixer dengan hook untuk pengaduk roti sampai halus dan elastic. Proses ini akan membuat konsitensi mochi yang bagus.
Stir the cooked mixture with a wooden spoon for 3 minutes by hand or I use standing mixer with dough hook or until smooth and elastic. This process will give the mochi it’s signature chewiness consistency.


Taburi talenan dengan maizena dan letakkan diatasnya, bentuk menjadi batang. Taburi dengan tepung untuk mencegah supaya tidak melekat.
Dust a cutting board with cornstarch and turn the dough out onto the board, shape gently into a log.  Roll in starch to prevent sticking.

Potong menjadi 10 - 12 buah tergantung besar dan ketebalan kutlit yang anda inginkan.
Cut into 10 - 12  pieces depending on the size you prefer.


Giling satu buah dan letakkan 1 sdm campuran kacang tanah atau isi lainnya pilihan anda, kemudian tutup dengan menekan-nekan bagian pinggir. Bentuk menjadi bola. Ulangi proses ini sampai habis.
Flatten one piece and put in a tablespoon of the peanut mixture or the filling of your choice and seal the edges around the paste.  Shape into a ball, rolling it in starch to prevent sticking.  Repeat until finish.

Pilihan lain untuk membuat mochi lebih menarik dan berbeda rasa, bola-bola macha dapat digulungkan dengan macha, wijen, kelapa dan bubuk coklat.
The other option to make the mochi more interesting with different taste, you can finish of the mochi balls by coating with macha, toasted sesame, desiccated coconut and cocoa powder



Wednesday, 5 November 2014

Bika Ubi Spesial ( Enrich Cassava Cake)



Membuat bika ubi sangat cepat dan mudah tetapi untuk membuat yang enak dengan texture yang bagus tidak mudah, kita perlu resep yang bagus. Saya sudah mencoba tiga resep dan inilah yang terbaik.

Kebanyakan resep memerlukan pewarna untuk menghasilkan warna kuning yang sempurna seperti yang biasanya kita lihat atau beli, di resep ini kita tidak perlu memakainya walaupun hasilnya tidak sama tapi sudah cukup bagus. Jika anda menginginkan warna yang lebih kuning, tambahi jumlah kuning telurnya, seperti membuat bika ambon.

Bika ubi ini mengandung lebih banyak serat karena menggunakan agar-agar.

Jika memungkinkan simpanlah pada suhu ruang, jangan di dalam kulkas karena akan mengeras tidak kenyal lagi seperti seharusnya walau rasa tetap sama.

Making this bika ubi is very quick and simple but to make one with good taste and good texture isn't that easy, you need to have a very good recipe. I did try three different recipes, I think this is the best. 

Most recipe will need yellow food colouring to make perfect yellow bika ubi like the ones you normally see or buy, but this recipe doesn't need it, though the result is not exactly the as perfect but good enough. If you wish to have deeper yellow please add more egg yolks, just like bika ambon.

This cassava cake is enrich with agar powder to give extra fibre.

If possible keep the cake in room temperature, do not keep in the fridge, though the taste stay the same the texture tends to change even if you reheat in microwave or oven, it gets harder instead of slightly chewy as it should be.


Bahan -bahan /  Ingredients

1 kg ubi kayu parut
1 kg grated cassava


250 - 300 gr gula
250 - 300 gr sugar

500 ml santan kental
500 ml thick coconut

6 egg yolks
6 kuning telur

2 telur
2 eggs

1/2 sdt vanili
1/2 - 1 tsp vanilla extract

1 sdt garam
1 tsp salt

2 sdm kanji
2 tbsp tapioca

100 ml air
100 ml water

1 sachet agar-agar putih
1 sachet white agar powder

40 gr mentega, lelehkan
40 gr butter, melted

Cara membuat / Preparation

Panaskan oven 180 C
Preheat the oven 180 C

Peras ubi parut dan tampung airnya, endapkan  selama 15 menit, buang ainya dan sisihkan patinya
Press the grated cassava and reserve the liquid, set aside for 15 minutes, remove the water and keep the starch.


Larutkan agar-agar dalam air
Dissolve the agar in water

Kocok garam dan telur dengan garpu
Whisk the eggs and salt with a fork


Campur semua bahan sampai rata (termasuk pati). Untuk mendapatkan bika ambon yang halus, blender adonan boleh dengan food processor atau dengan hand blender.
Mix well all ingredients (including the starch). To produce a smooth cassava cake, put the mixture in a food processor or use a hand blender.

Olesi loyang ukuran 20cm x 20cm dengan minyak atau mentega, kemudian lapisi alasnya dengan kertas roti.
Grease a 20cm x 20 cm baking tray with oil or butter, then lined with parchment paper

Tuangkan adonan dalam loyang dan masukkan kedalam oven bagian tengah. Panggang selama  kira-kira 90 menit atau sampai kekuningan.
Put the mixture in the baking tray and put on middle shelf. Bake for approximately 90 minutes or till golden.

Keluarkan dari oven dan biarkan sampai benar-benar dingin sebelum dipotong dan disajikan.
Remove from oven, leave it to completely cool before cutting and served.

Wednesday, 29 October 2014

Cara Membuat Gyoza / How To Make Gyoza



Setelah belajar dua kali di rumah teman yang berkebangsaan Jepang (Many thanks Keiko.. ) akhirnya saya membuat sendiri dirumah. Sebelum belajar dari teman, saya sudah beberapa kali membaca resep dan melihat you tube cara membuatnya dari justonecookbook untuk lebih detail instruksinya. Cara yang saya buat adalah adaptasi dari keduanya.
Mungkin ini adalah postingan saya yang paling panjang, karena semuanya membuat sendiri dari awal. Di Medan tidak ada dijual kulit gyoza jadi harus dibuat sendiri, mungkin di kota lebih besar seperti Jakarta atau di luar negeri mudah mendapatkannya. Sebenarnya tidak sulit membuatnya tapi memerlukan sedikit waktu.
Gyoza enaknya dimakan beramai-ramai dengan teman, dihidangkan masih panas langsung dari penggorengan, mungkin untuk lidah Indonesia lebih cocok dimakan dengan sambal walaupun seharusnya dengan shoyu (kecap), La - Yu (minyak cabe) dan cuka.
Di Medan sudah banyak disajikan dirumah makan Jepang, tapi favorit saya adalah yang dari Ikhausa di Jl. Tarumanegara. Silahkan mencoba.


Ingredients for the wrappers / Bahan - bahan untuk kulit

240 gr all-purpose flour (or 120 g bread flour + 120 g cake flour) 240 gr  tepung campur 120 gr tepung protein tinggi (Cakra Kembar) dan 120 gr tepung protein sedang (Segitiga biru)

1/2 tsp salt
1/2 sdt garam

120 ml just-boiled water plus more if necessary (should be around 120 - 150 ml)120 ml air panas (hampir mendidih atau gunakan air panas dari dispenser) atau tambahi jika perlu ( kira-kira 120 - 150 ml) kata teman saya kira-kira teksturnya seperti daun telinga tempat anting-anting

Tips from my friend / Tips dari teman saya

All purpose flour for dusting when rolling
Tepung terigu untuk extra taburan sewaktu menggiling

Potato starch / corn starch / tapioca for dusting for storing
Tepung kentang / tepung maizena / tepung kanji untuk penyimpanan

                                                                         Preparations and Method / Cara Membuat

Sift the flour (or both flour) into a large bowl.

Saring kedua tepung bersamaan ke dalam mangkok besar 

Add salt to just-boiled water and mix until completely dissolved.
Masukkan garam kedalam air dan aduk sampai larut

Add the water into the flour gradually, stirring with a wooden spoon until most of the flour stick together, then use your hands to form the dough into a ball. If the flour is still separated, add a little water at a time till the dough is pliable.
Masukkan air kedalam tepung sedikit demi sedikit, aduk dengan sendok kayu, setelah mulai menyatu kemudian gunakan tangan untuk membentuk adonan menjadi bola. Jika masih ada tepung masih sulit menyatu dan keras, tambahi air sedikit demi sedikit sampai adonan dapat diuleni


Transfer the dough to the work surface and knead  for few minutes, the texture will be much smoother  feels like an ear lobe. Cut the dough in half
Pindahkan adonan ke meja, uleni selama  beberapa menit dan teksturnya akan lebih halus dan  dan teksturnya seperti bagian telinga tempat anting-anting. Bagi adonan menjadi dua.

Shape each half into a long log and wrap  with plastic wrap. Let it sit for 30 - 60 minutes. The dough will be even softer
Bentuk keduanya menjadi seperti batang dan bungkus dengan plastik. Istirahatkan selama 30 - 60 menit. Adonan akan semakin lembut.



Unwrap the dough, sprinkle a little flour on the work surface and roll to a 1.5 - 2 cm diameter log, approximately 35 cm long then cut each log into 1.5 - 2 cm long pieces. The dough will make around 40 pieces.
Buka bungkusan plastik, taburi permukaan dengan sedikit tepung terigu dan gulung sampai diameternya berukuran 1.5 - 2 cm kira-kira panjangnya 35 cm, potong-potong melintang sepanjang 1.5 - 2 cm. Adonan ini akan membuat 40 buah.

Cover the dough pieces with damp kitchen towel  or plastic wrap at all time to prevent from drying.
Tutupi potongan adonan dengan kain lembap atau plastik agar tidak mengering.

Flour top and bottom of the cut then press with your palm onto the work surface and roll with rolling pin in such a way try to make the round shape, it doesn’t have to be perfect. After practicing a couple or so you’ll get the knack of it.
Taburi bagian atas dan bawah bekas potongan dengan tepung terigu kemudian tekan dengan telapak tangan dan giling sedemikian rupa agar berbentuk bulat, tidak harus bulat sempurna. Setelah berlatih beberapa kali, kita akan lebih mahir membuatnya.

Sprinkle each wrapper with corn flour or tapioca and stack them and cover with damp kitchen towel or plastic at all time, until the dough finish. Wrap the gyoza wrappers with plastic wrap and freeze (will keep up to a month, defrost in the fridge before using.) or  keep in the fridge (will keep for a few days) until you’re ready to use.
Taburi masing-masing kulit dengan maizena atau kanji dan tumpuk dan selalu tutupi dengan kain lembab atau plastik, sampai adonan habis. Bungkus kulit gyoza dengan plastik dan simpan dalam kulkas (tahan selama beberapa hari) atau freezer (tahan sampai sebulan, defrost dalam kulkas sebelum digunakan) sampai diperlukan. 

Ingredients for filling / bahan untuk isi

300 gr ground chicken
300 gr ayam giling atau cincang halus

150 gr cabbage leaves
150 gr kol

15 gr garlic chives, sliced
15 gr kucai, rajang 


20 gr spring onions
20 gr bawang prei

1/2 onion, finely chopped
1/2 bawang bombay, cincang halus

2 dried shiitake mushrooms, soaked and finely chopped
2 jamur shiitake kering, rendam dan cincang halus

1 clove garlic, minced
1 tsp. grated ginger

1 tbsp sake
1 sdm sake

1 tbsp sesame oil
1/2 sdm minyak wijen

1 tbsp soy sauce
1 sdm kecap kikkoman

1 tsp sugar
1 sdt gula

salt and pepper to taste
garam dan merica secukupnya


Dipping Sauce

1 tbsp rice vinegar 
1 sdm cuka beras atau bisa diganti dengan cuka apel

1 tbsp soy sauce
1 sdm kecap kikkoman

1 sdt La-Yu (Japanese chili oil)
1 sdt La - Yu (Minyak cabe)


Combine all the ingredients in a small bowl and mix well
Campur semua bahan dalam mangkok kecil dan campur rata

Preparation for the filling / Membuat  isi

Roughly chopped the cabbage or chinese cabbage (napa), add 1 tsp salt, leave to sit for a few minutes. The cabbage will wilt and squeeze to remove any water.
Kol atau sawi putih dicincang kasar, tambahkan 1 sdt garam dan sisihkan selama beberapa menit. Kol akan layu, peras agar air terbuang.


Combine the minced chicken and seasonings, knead the mixture with hands until  becomes sticky
Campur daging ayam dan bumbu, uleni daging dengan tangan sampai menyatu

Add the rest of fillings and continue to knead until the mixture is well mixed, rest for 30 minutes in the fridge or you can make it in advance
Sekarang masukkan sisa bahan lainnya dan lanjutkan menguleni sampai benar-benar rata dan menyatu, istirahatkan selama 30 menit dalam kulkas atau dibuat terlebih dahulu


How to wrap - Cara membungkus / melipat

Take a teaspoon full of the filling and put it in the center of the wrapper.
Ambil satu sendok teh penuh isi dan letakkan ditengah kulit

Dip one finger in a bowl of water and wet the outer skin around 
Celup satu jari dalam mangkok berisi air dan basahi bagian luar kulit keliling

Fold the wrapper in half over the filling and pinch lightly  in the center but not to seal it

Lipat kulit dan sedikit tekan bagian tengahnya, tapi tidak sampai tertutup

Using your thumb and index finger, start making a pleat  on the top front part of the wrapper from the center toward the right. As you fold each pleat, press the folded pleat tightly against the back part of wrapper.
Gunakan jempol dan telunjuk, mulai melipat bagian atas depan kulit dari tengah ke kiri. Setiap membuat lipatan tekan kuat ke kulit bagian belakang.

Once you make 3-4 pleats, continue with the left side of the wrapper. start making pleat the same way.
Setelah membuat 3 - 4 lipatan, lanjutkan bagian sisi kiri kulit dengan ciri yang sama.

Another way of pleating you can do it just one direction (see picture)

Cara lain untuk melipat adalah satu arah saja (lihat gambar)

If the instruction sounds confusing just see the picture and don't worry about it you'll figure out

Jika instruksinya agak sepertinya membingungkan, lihat saja gambarnya dan jangan kuatir, pasti jadi juga.


Tips :
Cook or freeze gyoza right away
Gyoza sebaiknya langsung dimasak atau dibekukan

If you wish to keep gyoza for later use, keep them  immediately after making (raw) in freezer, sprinkle some tapioca flour and give them a space in a container to stop from sticking together.
Jika anda ingin menyimpan untuk dipakai nantinya, sebaiknya langsung dibekukan mentah, taburi terlebih dahulu dengan tepung kanji dan beri jarak sedikit dalam wadah supaya tidak melekat satu sama lain.

When you use frozen gyoza, do not defrost and cook while they are frozen
Jika memasak dari freezer, sebaiknya langsung dimasak dalam keadaan beku jangan di defrost.


Ingredients for frying / bahan untuk penggorengan

1 Tbsp oil for frying each batch of gyoza, or just grease the pan with sesame oil if you want to use less oil
1 sdm minyak untuk satu grup gorengan atau olesi penggorengan dengan minyak wijen jika tidak ingin menggunakan terlalu banyak minyak.

1/4 - 1/2 cup water for frying each batch, depend on the size or the pan and number of gyoza
1/4 - 1/2  gelas air untuk setiap penggorengan, tergantung besar penggorengan dan jumlah gyoza

1 tbsp sesame oil for frying each batch of gyoza
1 sdm minyak wijen untuk setiap penggorengan

How to cook / Cara memasak

Heat the oil in a non-stick frying pan over medium high heat. When the pan is hot, place the gyoza  flat side down 
Panaskan minyak dalam penggorengan anti lengket dengan api sedang. Jika sudah cukup panas masukkan gyoza dengan bagian rata dibawah (lihat gambar)

When the bottom of the gyoza turns golden brown, add  water to the pan.
Jika dasar gyoza sudah berwarna kecoklatan, masukkan air ke dalam penggorengan
Immediately cover with a lid and steam the gyoza for about 2 minutes or until most of the water absorbed and evaporates. Half way you may need to shake the pan or gently separe each one, to help it cook more evenly and to stop sticking to the pan
Segera tutup dan masak selama 2 menit atau sampai air habis terserap dan menguap. Mungkin setengah jalan anda harus menggoyang penggorengan dan hati-hati memisah-misahkan, agar masak lebih rata dan tidak melekat pada pengggorengan.

Remove the lid to evaporate any remaining water, drizzle sesame oil , continue to cook uncovered until the gyoza done and crisp on the bottom. 
Buka tutupnya supaya air habis menguap, beri sedikit minyak wijen dan lanjutkan memasak tanpa tutup sampai gyoza masak dan bagian dasarnya mengering.
Transfer to a plate, serve bottom up with dipping sauce.
Pindahkan ke piring, sajikan bagian bawahnya menghadap ke atas dengan saus