Monday, 1 September 2014

Durian Pancake



Sejak ada Durian Ucok, durian dapat dibeli kapan saja di Medan, seperti tidak ada musim, tapi sejak bulan Agustus, durian benar-benar banjir. Dimana-mana tampak tumpukan durian dan dapat dibeli dengan harga yang lumayan rendah. Kesempatan baik untuk membuat pancake durian.

Selain bika ambon dan lapis legit, Medan juga terkenal dengan pancake duriannya. Pertama sekali saya merasakan pancake durian ini adalah restaurant Taipan, di Capital Building, walaupun saya tidak terlalu nge fans durian, saya rasa pancake durian yang paling enak adalah dari restauran ini. 

Yang membuat pancake durian ini berbeda dengan pancake lain adalah di kulitnya dan cara membungkusnya. Tidak seperti dadar gulung biasa, bagian luar adalah bagian halus dari kulit, cara membungkusnya juga berbeda, lebih sederhana. Umumnya kulit berwarna kuning ataupun hijau. Untuk mendapat warna yang bagus umumnya orang menggunakan pewarna, tapi saya cukup puas dengan warna kuning dari kuning telur dan warna hijau dari pandan.  Sedang isinya adalah daging durian dan krim. Sebaiknya digunakan non dairy cream karena tidak mudah meleleh seperti whip cream lainnya.

Sudah lama saya ingin membuat pancake durian, sudah cari resep dari google begitu juga sudah mencoba  resep teman dan saudara (pinginnya buat kulit pancake durian seperti yang di Taipan, kulitnya lembut dan kering tidak berminyak). Setelah mecoba beberapa resep akhirnya inilah yang saya pakai. Adonan ini memang encer, tujuannya supaya permukaan benar-benar halus. 

Tidak mudah membuat kulit yang perfect, coba-coba mengatur besar api hingga didapat panas yang diinginkan begitu juga banyaknya adonan, karena akan mempengaruhi ketebalan kulit. Cobalah beberapa kali sampai didapat kulit yang anda inginkan, setelah itu semuanya mudah.

Durian pancake ini dapat di simpan dan dibekukan. Keluarkan dari freezer beberapa waktu sebelum dihidangkan. Di Medan banyak yang menjual durian pancake beku salah satunya adalah Durian House, untuk dibawa sebagai oleh-oleh.


Bahan Kulit / The pancake

100 gr tepung roti 
100 gr all purpose flour

50 gr tepung gula
50 gr icing sugar

3 butir telur
3 eggs

400 ml air atau air pandan atau susu cair
400 ml water or pandan water or full cream milk

20 gr mentega, dilelehkan
20 gr butter or margarine, melted

1/2 sdm maizena
1/2 tbs corn starch

2 Durian ukuran sedang, ambil dagingya, haluskan dengan hand blender
2 Medium size durian, remove the stones, creamed with a hand blender

100 ml non dairy cream, kocok sampai kaku
100 ml non dairy cream, whisk until stiff


Cara membuat / Methode and preparation

Aduk semua bahan sampai menyatu dan tidak ada gumpalan atau kocok  dengan hand blender kemudian saring, agar didapat adonan yang halus.
Mix well all ingredients avoid any lumps or use hand blender, then pass though a strainer again this is to make a sure a smooth batter

Panaskan wajan teflon (ukuran 20 cm) yang telah dioles dengan sedikit minyak, dengan api kecil
Lightly wipe a nonstick pan ( 20 cm) with oil and put over low heat

Masukkan 1 sendok makan saji atau kira-kira 50 ml atau sesuai dengan ukurang yang anda inginkan
Put one small ladle full of the batter or approximately 50 ml or the size of your choice.

Masak semua adonan sampai habis dan biarkan dingin
Repeat the process until the batter is finish, set aside to cool


Letakkan 1 sendok teh krim di atas bagian kulit yang kasar, kemudian letakkan 1 sendok makan daging durian yang telah diblender diatasnya.
Put (spread a little bit) one tea spoon whipped cream on the middle of the skin (on the rough part), then add one tablespoon full of durian on top.



Bungkus isi, lihat gambar…
Wrap the filling, see the picture….


Siap disajikan, atau dapat disimpan dalam kulkas selamat 3 hari.
Ready to serve, or will keep in the fridge for 3 days.







Saturday, 26 July 2014

Palmiers / Biskuit Palem Renyah


Walaupun biskuit ini aslinya dari Perancis, tapi mudah kita jumpai di Supermarket dimana-mana di Indonesia. Dulu ini adalah biskuit favorit saya sewaktu anak-anak. Rasa butter, manis dan gurihnya masih terkenang-kenang, apalagi beberapa bulan lalu saya diberi oleh-oleh Palmiers dari sana.....yum yum. Jadinya kepingin buat sendiri.

Setelah searching dan membandingkan beberapa resep di internet (ternyata tidak sulit), akhirnya diputuskan untuk mencoba resepnya di christinesrecipe, dengan sedikit modifikasi dan hasilnya sangat memuaskan, terbukti dengan seisi rumah menyukainya.....

Palmiers seharusnya dibuat dengan puff pastry yang hanya menggunakan butter sebagai bahan utamanya, karena memang rasa utama dari palmiers adalah butter. Sudah keliling beberapa Supermarket mencari "all butter puff pastry" tidak berhasil, hampir semuanya menggunakan margarine dan vegetable oil, sedangkan untuk membuat puff pastry sendiri beberapa kali belum juga berhasil, akhirnya disiasati dengan mengoleskan butter yang dilelehkan beberapa kali. Cara ini sangat meningkatkan rasa, aroma dan tampilan, terutama olesan terakhir yaitu campuran madu dan butter. Jika ingin menambah jumlah gula dan butter silahkan, karena resep ini tidak terlalu manis.

Biskuit ini enak dihidangkan sebagai teman minum kopi dan teh gunakan ukuran seperti yang saya buat, tetapi jika untuk hidangan Hari Raya atau Natal, mungkin lebih baik dibuat agak kecil.

Jika anda tinggal di Medan, puff pastry dapat di beli di Berastagi Supermarket dan Mr. Ben. 


Bahan - Bahan / Ingredients

1 bungkus puff pastry siap pakai
1 ready made puff pastry 

4 - 5 sdm gula kastor (kalau tidak ada gunakan gula putih yang agak halus)
4 - 5 tbsp caster sugar

20 gr mentega dilelehkan
20 gr melted butter

1/2 sdt kayu manis bubuk (optional)
1/2 tsp cinnamon powder (optional

1 sdm madu
1 tbsp runny honey

Cara membuat / Method

Saring atau tabur 2 - 2.5 sdm gula diatas meja kerja, letakkan puff pastry di atasnya dan giling sedikit agar gula melekat.
Sift or sprinkle about half of the sugar over your workstation, put the pastry on top and roll out gently to make the sugar adhere. 


Oleskan mentega di atas pastry kemudian taburkan sisa gula bersama kayu manis bubuk 
 Brush melted butter on pastry then sprinkle the rest of the sugar and cinnamon powder over the pastry.


Lipat bagian memanjang sebelah kanan dan kiri dan kanan kira-kira 1/4 bagian. Lipat lagi keduanya sampai bertemu ditengah dan bersentuhan (rapat), tekan lagi sedikit di kedua sisi. Dengan menggunakan kertas pembungkus istirahatkan pastry  dalam kulkas sekurangnya 30 menit.
Fold up the left and right vertical side inward,  at about 1/4 of the pastry. Fold both sides that meet at the center and touch with each other, press the two sides together gently. Using the same wrapping paper, chill the pastry  for at least 30 minutes in the fridge. 


Panaskan oven 200 C atau jika oven menggunakan kipas 180 C
Preheat oven at 200 C or 180 C with fan mode.

Keluarkan pastry dari kulkas, olesi dengan mentega cair kedua sisinya dan potong setebal 1 cm 
Take the pastry out of the fridge, brush melted butter onto each side and cut into 1 cm thick strips.

Letakkan diatas loyang yang dialasi kertas roti (atau pakai loyang non stick). Beri jarak yang cukup diantaranya (biskuit ini akan mengembang selama dipanggang), tekan sedikit bagian atas dan buka sedikit bagian bawah masing-masing biskuit untuk mendapatkan bentuk yang bagus (lihat gambar). Olesi lagi dengan mentega cair.
Place on baking tray lined with parchment  paper (or use non stick one tray). Leave enough gap between each one ( they will expand during baking), press the top side and open up the lower side slightly of each rolls to produce a good shape ( see pictures). Again brush with melted butter.



Letakan loyang dibagian tengah oven. Kalau anda mempunyai oven dengan mode kipas, sebaiknya gunakan mode ini karena warna biskuit akan lebih seragam.
Put the baking tray in the middle of the oven. If you have fan forced mode oven, it is better to use it as the colour will be more even.

Campur madu dengan sisa mentega 
Mix well honey and the rest of the melted butter


Panggang selama 20 - 25 menit ( balikkan setelah setengah jalan) sampai berwarna kecoklatan. Olesi masing-masing biskuit dengan campuran madu dan mentega. Dinginkan beberapa menit, sebelum disajikan.

Bake for about 20-25 minutes (turning half way), until golden brown. Brush each palmiers with honey mixture Allow them to cool before serving.

Thursday, 24 July 2014

Kue Kacang Tanpa Tepung / Flourless Peanut Butter Cookies



Kue kacang sangat populer di Indonesia, biasa disebut juga kue Skippy, karena biasanya menggunakan peanut butter merek ini sebagai bahan utama. Setelah googling-googling akhirnya saya mencoba resep dari yumly.com (dengan sedikit modifikasi) ini karena mudah dan cepat membuatnya, apalagi tanpa menggunakan tepung. Rasanya enak, sangat terasa kacangnya dan teksturnya sangat lembut tapi renyah.

Harga skippy di Indonesia lumayan mahal karena diimport. Bisa juga menggunakan peanut butter buatan sendiri caranya dapat dilihat di post Peanut Butter saya sebelumnya, agak banyak kerjaan tapi lebih murah dan enak.

Peanut butter cookies tidak harus menggunakan coklat chips atau block, boleh juga menggunakan bubuk coklat kira-kira 1 sdm saja untuk resep ini. Kalau mau bereksperimen boleh juga pakai kacang lain, almon atau mente.

Setelah kue dingin, bagus juga kalau menggunakan kertas cup cake yang kecil sebelum disimpan dalam toples, selain mudah mengambil, bentuk dan keutuhannya tetap terjaga.

Kue kacang ini cocok sebagai hidangan Hari Raya atau Natal sebagai ganti atau variasi kue kacang resep lama yang biasa kita buat, enak juga sebagai teman minum teh atau kopi sehari-hari. Selamat mencoba.

Bahan - bahan yang dibutuhkan /  You will need

300 gr skippy halus atau buatan sendiri
300 gr smooth peanut butter

150 gr gula caster, atau gula putih diblender sebentar
150 gr caster sugar

75 gr kacang tanah, gongseng atau digoreng, cincang kasar
75 gr roasted or fried peanut, roughly chopped

100 gr chocolate chips, (saya pakai chocolate putih dan dark chocolate block kemudian dicincang)
100 gr semi sweet chocolate, or chocolate block roughly chop, I use white and dark chocolate.

1 telur, kocok dengan garpu
1 large egg, loosely beaten

1/4 sdt garam
1/4 tsp salt

1/2 sdt baking soda
1/2 tsp baking soda

1/2 - 1  sdt vanilli
1/2 - 1 tsp vanilla extract




Cara membuat  /  Preparations

Panaskan oven 180 C
Preheat oven to 180 C

Masukkan semua bahan dalam  dan aduk rata dengan sendok kayu
In a large bowl, put all the ingredients and thoroughly mix with wooden spoon




Ambil kira-kira 1 sendok teh, buat bola-bola kira-kira berdiameter 2 - 3 cm tergantung besar kue yang anda inginkan. Letak diatas loyang yang dialasi kertas roti, atau gunakan loyang non stick. Beri jarak, karena kue ini mengembang.
With  hands, roll dough, about 1 tablespoon into balls of 2 - 3 cm diameters depend on the size of biscuits you prefer. Place on baking tray lined with parchment paper (or use non stick baking tray), apart each other as the biscuits will expand.




Panggang kue sampai kecoklatan dan mengembang, 9 - 12 menit (putar loyang dari depan ke belakang setelah setengah jalan) 
Bake until cookies are golden and puffed, 9 - 12 minutes, rotating the tray from front to back halfway through. 




Dinginkan kira-kira 2 menit sebelum diankat dari loyang dan biarkan sampai benar-benar dingin sebelum disimpan dalam toples atau tempat kue lainnya
Cool  for a couple of minutes or so before transfer cookies to racks to cool completely before keeping in air tight container.


Wednesday, 23 July 2014

Membuat Bakso Kenyal dan Mudah / Making Springy and Easy Bakso


Sewaktu berkunjung ke rumah teman saya Darmini (tinggal di Inggris), dia membuat makan siang (makanan Indonesia) untuk kami, salah satunya adalah bakso. Tidak mudah memasak masakan Indonesian di tanah rantau, sering kita harus mencari bahan pengganti dengan apa yang tersedia di dekat tempat tinggal kita. 
Ketika memakan bakso yang memang kelihatan lezat dan memang rasanya enak,  kami kagum ternyata baksonya kenyal seperti yang umumnya kita makan di Indonesia.

Resep bakso ini adalah darinya, yang telah mencoba beberapa kali dengan beberapa resep berbeda, dan beberapa kali gagal juga, akhirnya menciptakan resep ini. Bakso ini menggunakan daging sapi dan dada ayam, tidak menggunakan stpp tetapi menggunakan baking powder, yang tersedia hampir disemua toko. Biasanya menggunakan tepung kanji tapi karena sulit didapat, diganti dengan tepung maizena (corn flour) yang lebih juga dijual dimana-mana. Menggunakan telur sebagai perekat. Syaratnya semua bahan harus dingin, diuleni dan dibanting untuk memadatkan adonan. 

Untuk mencari daging sapi segar tidak mudah, sedangkan daging sapi giling selalu tersedia di supermarket terdekat. Daging giling selain mudah didapat juga praktis karena tidak perlu lama memblendernya. Daging giling dari toko atau supermarket biasanya mengandung lemak dan juga urat, oleh sebab itu tekstur bakso myang dihasilkan akan seperti bakso urat, cocok sekali kalau kita kebetulan suka bakso urat, tapi jika menyukai tekstur lebih halus, sewaktu meblender (mencampur) daging sapi giling dan daging ayam giling beserta bahan-bahan lainnya sebaiknya sampai agak halus. Tetapi tekstur yang dihasilkan tetap tidak seperti jika menggunakan bahan dari daging murni. 

Akhirnya saya mencoba dirumah dengan resep yang sedikit dimodifikasi (resep dibawah ini), hasilnya bagus dan saya cukup puas mengingat memakai bahan yang seadanya. Silahkan bereksperimen.


Bahan yang diperlukan / you will need

230 gr daging sapi giling
230 gr mince beef

140 gr dada ayam, giling
140 gr chicken breast, minced

1 siung besar bawang putih
1 large clove garlic

1 - 1 1/2  sdt garam
1 - 1 1/2  tsp salt

1 - 2 sdt  minyak
1 - 2 tsp  oil

40 gr tepung kanji atau maizena
40 gr tapioca flour or corn flour

1 butir telur
1 egg

1/2 sdt baking powder
1/2 tsp baking powder

1/2 sdt merica
1/2 tsp pepper

Bubuk kaldu ayam secukupnya (optional)
Chicken stock powder / cube to taste (optional)

Cara membuat / preparation

Giling bawang putih, garam dan merica
Ground the garlic, salt and pepper

Giling dada ayam
Mince the chicken breast

Masukkan semua bahan ke dalam blender, hidupkan mesin selama 1 menit atau sampai tercampur rata (atau lebih lama jika ingin tekstur bakso yang lebih halus)
Put all the ingredient in food processor or blender, pulse to start with, then on for 1 minute or until well mixed (or longer if you prefer a smoother bakso texture)

Istirahatkan adonan dalam kulkas selama  sekurangnya 30 menit.
Rest the dough in the fridge for at least 30 minutes

Sementara itu didihkan air dalam panci, kemudian kecilkan api, sehingga tidak mendidih lagi (kira-kira 70 - 80 C)
Meanwhile boil the water in a pan, then low the heat into a simmer (70-80 C)

Keluarkan dari kulkas. uleni sebentar kemudian, Banting adonan 20 - 30 kali (sampai agak kalis) adonan bakso ini dibulat-bulatkan dengan menggunakan tangan dan diambil dengan sendok. Ukuran daging disesuaikan dengan selera, bisa besar, kecil, atau sedang, ini memerlukan latihan, awalnya kurang bagus...., tapi setelah berlatih akan menjadi sempurna.
Bring the dough out of the fridge. Knead the dough for short while then grab and smash on working top  for 20 - 30 times. Make  small balls or the size you prefer from the dough by pressing it in your hand and than scoop with spoon. This is not easy,....practice makes perfect. Or just use two spoons.

Bola-bola daging yang terbentuk langsung dimasukkan ke dalam panci
Put the meatballs in the pan.


Bila sudah terapung dalam air, bola-bola bakso ini diangkat. Bila akan dikonsumsi langsung, bakso tersebut didinginkan sebentar, lalu direbus lagi sampai matang (sekitar 10 menit).
The meatballs are ready, when they are floating. If you wish to consume immediately,  cook for further 10 minutes

Sunday, 20 July 2014

Kue Keju / Cheese Stick / Cheese Straw


Untuk penggemar kue kering, resep cheese stick ini boleh dicoba. Mudah dibuat dan berbeda dengan cheese stick yang biasa kita kenal selama ini. Cheese stick ini benar-benar terasa kejunya karena memang bahannya banyak mengandung keju. Sesuai dihidangkan untuk kue Hari Raya maupun Hari Natal begitu juga untuk teman teh dan kopi sehari-hari.

Untuk mendapatkan rasa yang maksimum gunakan keju cheddar yang bermutu baik, karena rasanya memang tergantung dari keju yang kita pakai.  Adonan resep ini dapat dibentuk sesuai dengan keinginan anda. Bagus dibentuk seperti batang maupun seperti biskuit. 

Walaupun dalam cara membuatnya saya memakai food processor, bisa juga menggunakan tangan. Pertama gunakan sendok kayu untuk mengaduk rata, kemudian gunakan ujung jari untuk menyatukan keju, butter dan tepung dengan cara sedikit menekan, barulah dibentuk seperti bola. Cara selanjutnya adalah sama.
Bahan -bahan yang diperlukan / you will need

300 gr tepung terigu, protein sedang, plus extra untuk taburan (tepung kunci biru)
300 gr plain flour, plus extra for dusting

2 sdt bubuk cabe ( bisa menggunakan bubuk kari Babas, rasanya enak dan unik)
2 tsp cayenne pepper (using curry powder is just as good and unique)

2 sdt mixed herbs, tambah untuk taburan
2 tsp dried mixed herbs, plus for sprinkle

130 gr mentega dingin, potong dadu
130 gr butter, cut into cubes

350 gr keju cheddar, parut
350 gr cheddar cheese, grated

40 gr keju parmesan, parut
40 gr Parmesan cheese, grated

4 sdm wijen putih
4 tbsp white sesame

4 sdm wijen hitam atau biji bawang (kalonji)
4 tbsp black sesame or use onion seeds (kalonji)


Method / Cara membuat


Masukkan tepung, cabe bubuk, paprika  (atau bubuk kari) ke dalam food processor gunakan tombol pulse beberapa kali saja.

Put the flour, cayenne pepper, paprika (or curry powder) in a food processor and pulse-blend for a few seconds


Masukkan mentega dan keju setengah-setengah
Mix in the butter and cheeses, one half at a time.

Hidupkan mesin dengan kecepatan tinggi sampai menjadi gumpalan, keluarkan, bentuk menjadi bola tanpa terlalu banyak menguleni.
Blend on high speed for two to three minutes, or until a soft dough forms. Remove from the food processor, and shape into a ball, do not over handle.


Bungkus dengan cling film atau masukkan dalam plastik dan dinginkan dalam kulkas selama 1 jam
Wrap in cling film or plastic bag and chill in the fridge for one hour.

Panaskan oven 190 C.
Preheat the oven to 190C/Gas mark 5.

Untuk cheese stick, giling adonan persegi panjang, taburkan dried herbs, wijen hitam dan putih di atasnya kemudian giling lagi sampai biji-bijian melekat dan bentuk menjadi : 12 cm lebar, 1 cm  tebal (saya buat kira-kira 7 mm) dan potong selebar kira-kira 7 mm juga, dapat dilihat pada gambar di bawah ini.
For cheese stick, roll out the dough to a rectangle, sprinkle the dried herbs and the sesame seeds on top, then roll again to make 1 cm thick ( I made 7 mm)  and 12 cm width rectangle and cut into 7 mm strips, as shown in the picture below.

Letakkan ke loyang yang telah dialasi kertas roti (kecuali menggunakan loyang non stick), panggang 5 - 8 menit atau sampai kekuningan dan renyah
Transfer the strips onto a baking sheet lined with baking parchment (unless you use a non stick baking sheets). Bake for 5 to 8  minutes, or until crisp.

Dengan adonan yang sama, dapat dibentuk menjadi biskuit bulat. Gulung adonan seperti batang dengan diameter kira-kira 3 cm.
With the same dough, you can make biscuit. Roll the dough into a log roughly 3 cm in diameter

Taburkan campur wijen putih dan hitam, kemudian gulungkan adonan diatasnya sambil ditekan agar melekat.
Sprinkle mixture of white and black sesame on the work top, then roll the log on it, slightly press while doing so, will make the seeds stick.


Potong adonan setebal 5 mm, kemudian tekan sedikit lagi agar agak lebih tipis.
Slice the log into discs, roughly 5 mm, then slightly pressed the discs again to make it thinner,

 Tusuk-tusuk dengan garpu agar nantinya tidak menggembung ditengah, susun di atas loyang dan beri jarak, 
Prick the biscuits with a fork to stop them fluff in the middle and arrange on the baking tray spacing the biscuit well apart.

Panggang 5 - 6 menit atau sampai kekuningan dan renyah.
Bake for 5 - 6 minutes or until golden and crispy.

Biarkan beberapa saat sebelum memindah biskuit dari loyang
Leave to cool for a few second before removing the biscuits from baking tray.

Sisihkan biskuit sampai benar-benar dingin sebelum disimpan dalam wadah kedap udara.
Once completely cold, the biscuits can be stored in air tight container


Friday, 18 July 2014

Spaghettty / Tagliatele Bolognese



Masakan Itali (Bolognese sauce) ini disukai banyak orang di seluruh dunia, termasuk Indonesia. Kebanyakan dari kita juga sering memasak di rumah untuk keluarga. Banyak yang membeli bumbu jadi seperti Dolmio, banyak juga yang membuat sendiri. 

Pasta yang umumnya dipakai dengan saus Bolognese adalah spaghetti, tapi pakai pasta apa saja seperti tagliatele, penne atau bentuk lain yang tersedia di rumah anda.

Membuat saus Bolognese tidak sulit, sehingga sering dibuat untuk makanan sehari-hari. Juga mudah dibuat dalam jumlah banyak, jadi bagus untuk pesta terutama untuk anak-anak. Jika suka masakan Itali, saus Bolognese juga dipakai untuk lapisan lasagne (sudah saya posting sebelumnya), isi cannneloni, dan jika daging sapi diganti dengan daging kambing (domba) bisa digunakan untuk Moussaka. Sisa saus Bolognese bagus disimpan dalam kulkas untuk digunakan dikemudian hari.

The classic pastas to serve this with are spaghetti, but tagliatelle or pasta of your choice is good too. This sauce can also be used for many other things, like filling cannelloni or layering up a lasagne and if you replace the beef with lamb it is used in homemade Moussaka. With so many options, it is worth to keep any leftover sauce and freezing it for another day. 

Bahan - bahan / Ingredients

500 gr daging giling
500 gr minced beef

1 bawang bombay besar, cincang
large onion, chopped

1 x 400 gr tomat kaleng, atau 1 kg tomat segar parut atau blender
1 x 400 gr can chopped tomatoes or 1 kg of fresh tomatoes grated or finely chopped

1 sdm tomato puree
tbsp tomato puree

2 siung bawang putih, cincang halus
cloves garlic, crushed and finely chopped

2 sdt mixed herbs
tsp mixed herbs

2 lbr bay leaves
2 bay leaves

1 wortel besar, parut sawut
1 large carrot, grated

1 tangkai daun sop (seledry), cincang
1 celery stalk, chopped

250 ml kaldu sapi
250 ml beef stock

garam dan merica secukupnya
salt and pepper to taste

100 gr keju parmesan, parut
100 gr parmesan cheese, grated or shaved

1 sdm tepung
1 tbsp flour

minyak zaitun
olive oil

Cara memasak / preparations

Campur rata daging giling dengan tepung
Mix well the mince beef and the flour

Panaskan minyak zaitun dalam panci dengan api sedang
Heat olive oil in a heavy pan (medium heat)

Masukkan bawang bombay dan bawang putih, tumis hingga harum, masukkan worter dan daun sop lanjutkan menumis sampai berubah warna.
Add the onion and garlic sauté until fragrant, put in the carrot and the celery stir fry until translucent.

Masukkan daging, tumis sampai kecoklatan
Add the mince and brown.

Tambahkan kaldu, mixed herbs, tomat, tomato puree kemudian didihkan kira-kira 5 menit, aduk sekali-sekali.
Add the beef stock, mixed herbs, tinned tomato, tomato puree and bring to the boil for 5 minutes or so, stir occasionally

Kecilkan api dan lanjutkan memasak selama 30 menit ( saya lebih suka memasak lebih lama 1 - 3 jam, tambahi air jika perlu)
Reduce heat and simmer for 30 minutes ( I prefer to cook it longer up to 1 - 3 hours and add water if necessary)



Sajikan dengan spaghetty, tagliatele atau pasta bentuk lain pilihan anda.
Serve with freshly cooked Spaghetti, tagliatele or pasta shapes of your choice

Memasak pasta dan menghidangkan / Cook pasta and serve

Didihkan air tambahkan garam dan sedikit minyak zaitum
Bring the water to a boil and add some salt and a little olive oil

Masukkan pasta dan aduk, rebus hingga masak atau aldente (3/4 masak, Orang Itali menyukai pasta yang tidak terlalu masak, masih kenyal)
Put the pasta in and stir, cook until done or aldente (3/4 cooked, like the Italian have it, still have a bit of bite not too soft)

Tiriskan pasta dan tambahkan sedikit minyak zaitun, aduk rata agar tidak saling melekat.
Drain the pasta in a colander and add a little olive oil and stir well, to stop it sticking together.

Ambil pasta secukupnya ke dalam piring, tambahkan sauce diatasnya dan taburkan keju parmesan, sajikan.
Take enough pasta on your plate, add the sauce on top and sprinkle the cheese, ready to serve.

Tuesday, 15 July 2014

Chilli Con Carne

Chili con carne (Spanish pronunciation: [ˈt͡ʃili koŋ ˈkarne]; English: chili with meat), commonly known in American English as simply “chili”, is a spicy stew containing chili peppersmeat (usually beef), and often tomatoes and beans. Other seasonings may include garliconions, and cumin. Variations, both geographic and personal, involve different types of meat and ingredients. Recipes provoke disputes among aficionados, some of whom insist that the word “chili” applies only to the basic dish. Chili is a frequent dish for cook-offs, and is used as an ingredient in other dishes (Wikipedia).

This is a very a classic dish, my family just love it. I made so much a few days ago that we had it for dinner two nights in a row. It taste better the next day though. The first night we had it with garlic rice and the second we had Yorkshire pudding to make it complete. As our chilli is rather spicy (hot), to tone it down we made chunky guacamole or just call it quick avocado salad. I believe mashed potato or baked potato just equally as good. This recipe is Jamie Oliver's recipe that I modified to what I have available in the pantry. 

This will make 8 large portions or enough for 12. If you made too much, simply freeze the extra and reheat when ever you needed.



Bahan - bahan / ingredients

1000 gr daging giling
1000 gr quality minced beef

2 sdm tepung terigu
2 tbsp plain flour

200 ml air ( kurang atau lebih)

200 ml water (more or less)

Bahan bumbu 

4 bawang bombay ukuran sedang, cincang
4 medium red onions, chopped

4 - 6 siung bawang putih, cincang
4 - 6 cloves garlic, finely chopped

8 bawang merah, cincang halus
4 escalion shallots, finely chopped

1 sdm cabe kering giling, atau secukupnya
1 tbsp chilli powder, or to taste

1 sdt jintan
1 tsp cumin

1 sdm tepung paprika pedas atau tepung paprika asap (kalau ada)
1 tbsp hot paprika or smoked paprika

olive oil
minyak zaitun

garam dan merica secukupnya
salt and pepper to taste

2 x 400 gr kacang merah kaleng (bisa diganti dengan 500 gr kacang merah segar, dapat dibeli di Pajak Beruang atau pasar lainnya)
2 x 400 gr tinned red kidney beans, 

400 gr tomat kaleng, atau bisa diganti dengan 1 kg tomat segar parut.
400 gr tinned chopped tomatoes

1 sdm tomato puree
1 tbsp tomato puree

4 sdm cuka balsamic
4 tbsp balsamic vinegar

Sayuran

2 medium carrots, grated
2 wortel ukuran sedang, parut sawut

1 jamur portabello besar (kalau ada)
1 large portabello mushroom (optional)

1 cabe merah besar atau sesuai selera anda, cincang  halus
1 large fresh red chilli or to taste, finely chopped

2 batang daun sop, cincang
2 sticks celery, finely sliced

2 paprika merah, cincang
2 red peppers, chopped



Panaskan panci diatas api sedang
Put large casserole pan a medium high heat.

Masukkan minyak zaitun secukupnya untuk menumis bawang bombay, bawang putih dan bawang merah sampai harum kemudian masukkan semua sayuran yang telah dicincang. Tambahkan bubuk cabe, cabe segar jintan dan juga garam dan merica. Lanjutkan masak, aduk sekali-sekali sampai sayuran lembut/lunak.
Put enough olive oil  to sauté onion, garlic and shallot until fragrant then put in all the chopped vegetables. Add the chilli powder, fresh chilli (if you use) cumin as well as salt and pepper. Continue to cook and stir occasionally until softened.

Sementara itu campur 2 sendok makan tepung terigu sampai rata (ini akan membuat daging terasa lebih halus sekaligus), kemudian masukkan ke dalam panci dan aduk rata sampai daging agak kecoklatan, ini akan meningkatkan aroma daging.
Meanwhile mix the flour and the minced beef thoroughly (this to make the beef smoother and thickened the sauce at the same time), then add into the pan stir and mix well until the beef is slightly brown, this will improve the beef flavour.

Masukkan tomat kaleng dan cuka balsamic, aduk lagi, tambah air dan didihkan untuk beberapa menit dan kecilkan api lanjutkan memasak selama 1 jam, aduk sekali-sekali. (tambahi air jika perlu, saya lebih suka memasak lebih lama, sampai 3 jam jika punya waktu. Rasanya lebih enak dan dagingnya lebih lunak)
Add the tin tomato and balsamic vinegar, stir again, add the water bring to a boil for a couple of minutes and turn the heat down to a simmer about an hour,  stirring every now and again. (add some more water if necessary, I do prefer to cook it longer up to 3 hours if I have time. Better flavour and the beef is tenderer)

Tiriskan kacang merah, bilas jika perlu (kadang-kadang, air atau syrupnya agak manis) dan masukkan 15 menit sebelum masak (karena kacang merah kalengan sudah empuk, tidak perlu lama dimasak) dan didihkan lagi sebentar. Siap disajikan.
Drain the kidney beans, rinse if necessary (sometime the syrup is a bit sweet) and add in 15 minutes before the chilli is ready (since tinned kidney beans are soft enough, do not need long cooking) dan bring back to a boil. Ready to serve