Sunday, 20 May 2012

Sayur Daun Katuk



Data ini saya kutip dari Wikipedia : Daun katuk dapat mengandung hampir 7% protein dan serat kasar sampai 19%. Daun ini kaya vitamin K, selain pro-vitamin A (beta-karotena), B, dan C. Mineral yang dikandungnya adalah kalsium (hingga 2,8%), besikaliumfosfor, dan magnesium. Warna daunnya hijau gelap karena kadar klorofil yang tinggi. Daun katuk dapat diolah seperti kangkung atau daun bayam. Ibu-ibu menyusui diketahui mengonsumsi daunnya untuk memperlancar keluarnya ASI.


Teman-teman banyak yang menyukai masakan ini. Saya akan membagi resep bagi siapa saja yang ingin mencoba memasak daun katuk versi kami...

Bahan :


150  gr    Daun  katuk, yang telah disiangi
250  gr    Tempe, potong dadu
    1  btg   Serai, memarkan
   2   cm   Lengkuas, memarkan
   1   bh   Tomat, kupas dan potong dadu
   2  lbr    Daun Salam
150  ml   Santan kental


Bumbu yang dihaluskan


20  gr      Cabe campur (merah dan rawit)
10  gr      Bawang merah
  2 siung  Bawang putih
50  gr      Udang Kering


Cara memasak



  •  Rebus air hingga mendidih besar, masukkan daun katuk ( agar daun tetap hijau). Rebus sampai lunak. Tiriskan. 
  • Tumis bumbu yang telah dihaluskan sampai harum dan masak, tambahkan daun salam, sereh lengkuas dan tempe. Aduk sampai tempe masak.
  • Masukkan air, biarkan mendidih
  • Masukkan daun katuk dan tomat, aduk sebentar, masukkan santan sekali-sekali aduk sampai daun katuk matang.
  • Siap disajikan







No comments:

Post a comment